Showing posts with label Penyakit Pencernaan. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Pencernaan. Show all posts

Wednesday, March 23, 2011

Awas,Sembelit Menyerang Siapa Saja

Tentu semua orang tak ingin gejala ini memicu penyakit lain yang seganas itu. Sayangnya, penyakit perncernaan ini bisa terjadi pada siapa pun dengan berbagai sebab dan kondisi.Sesungguhnya, kotoran manusia atau feses adalah zat yang harus secepatnya dibuang dari dalam tubuh. Seperti halnya sampah. Feses manusia mengandung zat-zat sisa yang mengalami proses pembusukan.





Tentu semua orang tak ingin gejala ini memicu penyakit lain yang seganas itu. Sayangnya, penyakit ini bisa terjadi pada siapa pun dengan berbagai sebab dan kondisi.
Persoalan feses biasanya disebabkan oleh pola makan manusia yang tidak sehat. Ada beberapa hal yang berpengaruh terhadap kondisi feses seperti kadar serat dan kandungan air. Kadar serat yang tinggi pada makanan akan membuat feses lebih mudah dikeluarkan karena feses cenderung lebih lunak.

Kebiasaan terlalu banyak memakan zat dari umbi-umbian atau roti-roti kering pada anak-anak akan menyebabkan feses menjadi keras. Selain kurang serat, jenis makanan ini juga sedikit mengandung air. Padahal selain serat, kondisi feses juga akan dipengaruhi oleh jumlah air yang masuk ke dalam tubuh manusia. Selama ini banyak yang mengetahui bahwa air sangat penting bagi metabolisme. Namun banyak yang tidak sadar bahwa kekurangan air juga bisa menyebabkan pengerasan feses dan berujung pada sembelit.

Meski demikian, setiap orang dianjurkan agar tidak mengonsumsi serat terlalu banyak. Kini banyak produk makanan atau minuman berserat yang instan. Namun jika terlalu banyak, zat makanan akan terlalu cepat meninggalkan tubuh sehingga penyerapan zat dan gizi jadi tidak maksimal.

Temukan info lebih lengkap seputar penyakit pencernaan

Thursday, March 17, 2011

Efek Kopi Bagi Kesehatan

Meskipun kopi pertama kali dikenal oleh manusia sebagai tanaman obat, dunia kedokteran modern sudah lama mencurigai kopi sebagai penyebab/pemicu berbagai penyakit. Mengapa kopi, bukan makanan/minuman lainnya? Mungkin karena kopi sama sekali tidak mempunyai kandungan nutrisi, tapi dapat membuat manusia merasa lebih baik tanpa sebab2 yang jelas.




Namun para pecinta kopi di dunia dapat bernafas sedikit lebih lega karena setelah lebih dari 20 tahun penelitian yang intensif, sampai sekarang belum bisa dibuktikan bahwa kebiasaan minum kopi dalam jumlah yang wajar berhubungan dengan penyakit apapun atau gangguan kehamilan. Namun untuk amannya bila anda sedang hamil atau memiliki masalah kesehatan tertentu, ada baiknya anda mengkonsultasikan kebiasaan minum kopi anda kepada dokter. Ini juga dianjurkan kepada mereka yang memiliki tingkat kolesterol tinggi, penyakit jantung, gejala kanker payudara, atau penyakit pencernaan. Sekali lagi, sampai saat ini tidak ada penelitian yang berhasil membuktikan adanya hubungan antara kebiasaan minum kopi dengan penyakit2 tersebut, tapi tidak ada salahnya kalau kita lebih waspada.

Para peneliti sejak lebih dari 20 tahun lalu sudah berusaha menghubungkan kopi atau kafein yang terkandung di dalamnya dengan berbagai macam penyakit, tapi sampai sekarang tidak mendapatkan bukti yang meyakinkan. Tahun 70-an di Amerika Serikat pernah dipublikasikan bahwa meminum 12-24 gelas kopi sehari dapat menyebabkan gangguan kehamilan.. pada tikus Tubuh manusia mungkin mempunyai metabolisme yang berbeda untuk mengolah kafein kan? Yang perlu diperhatikan, meski anda sedang hamil atau tidak, adalah konsumsi yang wajar.

Kopi bisa digantikan segelas air jeruk, sayuran hijau, disertai konsumsi vitamin B6 dan B12. Jenis-jenis makanan dan minuman ini tidak mengandung seng dan kafein tapi tinggi mineral, vitamin serta asam folat. Padahal vitamin B6, B12, dan asam folat sangat berperan dalam menurunkan kadar homosistein dalam tubuh, sehingga penyakit jantung koroner pun bisa dihindari

Temukan info lebih lengkap seputar penyakit pencernaan

Wednesday, March 16, 2011

Tips Agar Kita Tak Di Serang Sakit Perut



Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membantu mencegah gangguan penyakit pencernaan dan meningkatkan kesehatan seperti dikutip dari Askmen.com, yaitu:

1. Mengonsumsi serat yang cukup setiap harinya
Serat tidak hanya penting untuk menjaga proses pencernaan yang ada di perut saja, tapi juga penting bagi kesehatan pencernaan secara keseluruhan. Selain itu hindari makanan yang bisa menimbulkan gas, seperti brokoli, kol, kembang kol dan minuman berkarbonasi. Serta mengonsumsi air yang cukup untuk membantu melumasi makanan dalam saluran cerna, membantu melarutkan sehingga proses penyerapan menjadi lebih mudah.

2. Mengunyah makanan dan makan sedikit demi sedikit
Mengunyah merupakan salah satu bagian pencernaan yang paling penting, tapi sering terlupakan. Hal ini karena mengunyah berguna untuk memecah makanan, merangsang kelenjar ludah, lambung dan usus kecil untuk melepaskan enzim. Serta tidak makan terlalu banyak, karena makan yang berlebihan memicu produksi asam lebih tinggi di perut. Kondisi ini yang bisa menimbulkan rasa terbakar di perut dan gangguan pencernaan.

3. Olahraga teratur dan menghindari stres
Studi ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology menunjukkan bahwa aktivitas fisik bisa mengurangi beberapa masalah pencernaan, seperti sakit perut, diare dan gejala sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome/IBS).Selain itu stres juga harus dikurangi, karena stres bisa mengurangi aliran darah ke perut dan produksi enzim pencernaan sehingga prosesnya menjadi lambat yang memicu timbulnya mulas, kembung dan sembelit.

4. Jangan berlebihan mengonsumsi antasida
Antasida bekerja dengan cara menetralkan asam lambung, karenanya obat ini biasa dikonsumsi ketika kandungan asam yang berlebih naik ke kerongkongan sehingga timbul sensasi terbakar. Tapi bila antasida terlalu sering dikonsumsi bisa membuat perut kehilangan keasamannya yang membuat fungsi pencernaan rusak dan rentan terkena infeksi bakteri.

Temukan info lebih banyak lagi seputar penyakit pencernaan

Wednesday, March 9, 2011

Kenali Penyakit Pencernaan Peptic Ulcer

Salah satu dari sekian banyak penyakit pencernaan yang muncul pada dan sesudah Lebaran adalah peptic ulcer atau biasa dikenal dengan borok perut atau tukak lambung. Penyakit itu muncul karena makanan yang masuk menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan.




Pada awalnya, borok-borok tersebut terjadi karena korosi yang disebabkan oleh getah lambung yang asam yang disekresikan oleh sel-sel labung. Dalam perkembangannya, bakteri bisa berubah menjadi kanker perut. Saat ini dipercaya bahwa penyebab utama borok adalah infeksi pada lambung karena aktivitas bakteri Helicobacter pyandari.

Bakteri Helicobacter pyandari adalah bakteri yang mampu bertahan dalam tubuh dengan memanipulasi sistem sel imun yang penting. Bakteri ini bisa menyebabkan peradangan pada lambung dan bersifat kronis. Helicobacter pyandari akan sangat mudah menginfeksi bila sudah ada luka dalam saluran pencernaan. “Makanan yang iritatif seperti makanan bersantan, minuman bersoda, goreng-gorengan, yang terlalu pedas, terlalu asam, mangga. Itu makanan yang kurang bagus pada hari Lebaran. Tidak Lebaran pun makanan tersebut kurang bagus. Apalagi saat Lebaran,” jelasnya.

Pencegahannya adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat. “Kalau sudah waktunya makan, ya makan. Jangan ditunda-tunda. Nanti asam lambungnya bisa mengiritasi lapisan dinding lambung. Kemudian usahakan jangan terlalu iritatif,” nasihatnya. Begitu pula bila borok perut menyebabkan komplikasi. Pengobatannya mengacu pada komplikasi yang ditimbulkan. “Kalau sudah terjadi perlubangan, ya dilakukan tindakan medis berupa pembedahan

Temukan Informasi lebih lengkap lagi seputar penyakit pencernaan