Showing posts with label suplemen. Show all posts
Showing posts with label suplemen. Show all posts

Monday, March 28, 2011

Cepat Pegal Termasuk Gejala Prematur Dalam Olahraga

Apakah anda pernah berlatih di gym dalam satu atau dua latihan dan kemudian anda merasa sudah kelelahan? Anda mungkin kemudian merasa angkatan berikutnya sudah mulai berkurang.






Sebenarnya itu normal jika anda merasa agak pegal setelah melakukan latihan di gym (perhatikan: pegal, bukan sakit) terutama setelah anda melakukan satu jenis latihan baru atau pola baru. Tetapi jika anda terus menerus merasa pegal atau terasa berhari-hari hingga mempengaruhi latihan anda maka ini saatnya untuk mencari permasalahannya karena akan mempengaruhi perkembangan tubuh anda.

Pastikan anda melakukan peregangan setidaknya 10 menit sebelum latihan dan pemanasan dengan treadmill atau latihan beban ringan. Tetapi jika pegal masih berlanjut dan terasa maka anda perlu melihat pada suplemen yang anda konsumsi.

Glutamin adalah salah satu jenis protein atau amino yang penting untuk tubuh walaupun non-esensial (maksudnya bisa diperoleh dari makanan seperti daging). Latihan yang anda lakukan pasti akan membutuhkan banyak glutamine dan biasanya nutrisi inilah yang habis terlebih dulu saat berlatih. Kekurangan glutamine berarti anda bisa mengalami kepegalan karena tidak ada penggantian otot yang pecah.
Pada umumnya, jika anda mengonsumsi whey protein, maka glutamine termasuk didalamnya. Tetapi, sekali lagi, jika memang masih tetap terasa pegal tersebut dalam jangka lama maka suplemen khusus glutamine akan membantu anda untuk mengurangi kepegalan dan mempercepat pembentukan otot.

Temukan info lebih lengkap lagi seputar konsumsi suplemen

Sunday, March 20, 2011

Pemberian Suplemen Yang Tepat Untuk Si Bayi

Yang dimaksud dengan pemberian makanan suplemen adalah memberikan susu botol kepada bayi karena ibu tidak dapat menyusui. Makanan suplemen tersebut mungkin saja ASI yang diperas kedalam botol lalu disimpan dalam lemari es; ASI yang diperas kedalam botol lalu dibekukan dan digunakan beberapa hari kemudian; atau susu formula bayi yang sudah disiapkan dalam botol sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu.




Anda sebaiknya mendiskusikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kesehatan lain tentang jenis makanan suplemen yang paling tepat untuk bayi anda. Mereka tentunya akan menyarankan pemberian ASI karena ASI tetap menjadi pilihan terbaik. Namun demikian, memilih antara ASI dan susu formula adalah keputusan pribadi yang anda buat berdasarkan petunjuk ahli kesehatan.

Perlu diketahui bahwa beberapa jenis makanan lain, serealia misalnya, tidak termasuk golongan makanan suplemen. Serealia, buah-buahan, dan sayuran adalah golongan makanan sapihan yang mulai diberikan kepada bayi ketika berusia sekitar 4 dan 6 bulan dengan petunjuk ahli kesehatan.
Susu sapi cair dan bubuk—segar, rendah lemak, atau skim—bukanlah makanan suplemen yang baik. Sekalipun baik untuk anak dan orang dewasa tetapi, menurut beberapa peneliti, tidak cocok untuk bayi 12 bulan kebawah.

Kandungan nutrisi dalam air susu sapi tidak memenuhi kebutuhan bayi. Zat besinya terlalu sedikit, padahal mineral ini sangat penting untuk kesehatan sel darah merah dan perkembangan mental. Proteinnya terlalu banyak sehingga memberatkan kerja ginjal bayi. Jumlah unsur-unsur gizi lainnya juga tidak tepat, oleh karena itu pemberian susu sapi sepanjang tahun pertama harus dihindari sama sekali.

Temukan info menarik dan lengkap seputar suplemen

Monday, March 14, 2011

Suplemen Protein Yang Tidak Membantu Banyak Untuk Atlet

Suplemen protein tidak meningkatkan kinerja atau waktu pemulihan dan, menurut sebuah penelitian terbaru, suplemen tersebut tidak efisien bagi para atlet yang paling. "Mereka sering kurang digunakan atau tidak perlu oleh kedua atlet tingkat tinggi dan amatir," ujar Martin Fr-chette, seorang peneliti dan lulusan Departemen Universit-de Montr-al Nutrisi.




Fr-chette disampaikan kuesioner kepada 42 atlet sebagai bagian dari tesis masternya. Olahragawan ditanya tentang penggunaan suplemen sekaligus menjaga sebuah jurnal kebiasaan mereka makan selama tiga hari. Mereka datang dari berbagai disiplin ilmu termasuk Biathlon, bersepeda, lari jarak jauh, berenang, judo, skating dan voli.Sembilan atlet dari 10 melaporkan suplemen makanan secara teratur. Mereka mengkonsumsi rata-rata 3,35 produk: minuman energi, multi-vitamin, mineral dan suplemen protein bubuk. Fr-chette menemukan pengetahuan mereka tentang makanan suplemen menjadi lemah.

"Peran protein sangat disalahpahami," memperingatkan dia. "Hanya satu dari empat konsumen dapat mengaitkan alasan yang sah, yang didukung oleh literatur ilmiah, untuk mengambil produk sesuai."
Meskipun meluasnya penggunaan suplemen protein, 70 persen atlet dalam studi Fr-chette's tidak merasa kinerja mereka akan menderita jika mereka berhenti konsumsi tersebut. "Lebih dari 66 persen dari mereka yang diyakini memiliki kebiasaan makan yang buruk mengambil suplemen Bagi mereka yang mengaku memiliki 'baik' atau 'sangat baik' kebiasaan makan yang jumlah meningkat menjadi 90 persen.."

Temukan informasi lebih lengkap seputar manfaat suplemen

Sunday, March 6, 2011

Suplemen Yang Bakal Di Di Butuhkan Oleh Ibu Hamil

Kebutuhan energi, vitamin, dan mineral pada ibu hamil meningkat sekitar 10-50%. Kebutuhan Vitamin C dan Seng meningkat sekitar 40%. Sedangkan zat besi meningkat sampai 50%. Mengingat kebutuhan gizi tersebut tidak mudah didapatkan melalui makanan saja, penggunaan suplemen makanan bagi ibu hamil dan menyusui sangat dianjurkan.



Dengan mengikuti petunjuk berikut ini, anda akan menjalani kehamilan dengan baik, melahirkan anak yang sehat dan kuat, serta menyusui anak anda dengan ASI yang berkualitas tinggi.

1. Asam Folat
2. Kalsium
3. Karbohidrat dan Serat
4. Protein
5. Lemak
6. Zat Besi
7. Seng
8. Vitamin dan Mineral Lengkap

Satu hal penting yang harus diingat adalah, tujuan pemberian suplemen selama kehamilan, bukan untuk menggantikan makanan, tapi sebagai tambahan atau cadangan nutrisi yang mungkin saja kurang atau tidak terpenuhi. Selain itu, pengonsumsian suplemen sebaiknya dibawah pengawasan dokter. Karena, beberapa jenis vitamin dan mineral jika dikonsumsi secara berlebih dapat mengganggu kesehatan.